Keajaiban dari sujud dalam sholat
Timbulnya penyakit pada umumnya disebabkan karena peredaran darah di dalam tubuh yang tidak lancar. Pembuluh darah yang menyempit adalah salah satu faktor penyebabnya. Olah raga adalah merupakan salah satu jalan untuk meningkatkan fungsi kerja jantung yang optimal. Jantung berfungsi untuk memompa banyak darah dengan kuat sehingga oksigen bisa menyebar keseluruh bagian tubuh. Aliran darah dalam tubuh dapat diibaratkan sebagai aliran sungai. Jika sungai tersebut mengalir dengan lancar, maka air itupun akan terlihat bersih, bening, tidak kotor, tidak bau dan tidak beracun.
Air yang kotor dan juga bau merupakan tanda-tanda akan rendahnya kandungan oksigen didalamnya. Makhluk hidup di sekitarnya pun sulit untuk hidup dengan normal, bahkan lebih banyak menimbulkan kematian dan kesengsaraan. Lain halnya dengan air yang mengalir jernih dan bersih, tentunya akan ada banyak kehidupan didalamnya.
Berbagai macam ikan serta hewan lainnya yang tumbuh dan berkembang dengan baik. Termasuk juga tumbuh-tumbuhan akan hidup menghijau dan subur. Begitu juga dengan darah yang mengalir lancar, akan memberikan kehidupan yang baik bagi tubuh manusia itu sendiri. Sel-sel tubuh tentu akan berkembang, dan sel yang mati akan segera dibuang bersamaan dengan mengalirnya darah.
Itulah salah satu dari manfaat peredaran darah kita. Tetapi tahukah Anda bahwa ada bagian syaraf yang berada di dalam otak yang ternyata tidak bisa teraliri oleh darah, kecuali jika orang tersebut dalam keadaan sujud / shalat. Posisi jantung yang letaknya berada di dada tidak akan cukup kuat memompa darah agar sampai keseluruh bagian otak.
Otak letaknya di atas sedangkan jantung berada dibawah. Posisi sujud yang menempatkan kepala berada di bawah dan jantung berada di atas, membuat darah akan mengalir dengan deras keseluruh bagian otak. Seperti halnya mobil yang bergerak pada jalan yang menurun tentu akan melaju dengan cepat walaupun tanpa perlu digas. Begitu juga dengan aliran darah. Mengalir cepat dengan membawa oksigen yang dibutuhkan oleh seluruh bagian tubuh manusia. Inilah salah satu dari manfaat sujud dalam shalat.
Allah memerintahkan shalat bukan hanya untuk sekedar beribadah semata, melainkan juga untuk kemaslahatan hidup manusia itu sendiri. Menurut Prof. Hembing, jantung hanya mampu memompa darah sebanyak 20% ke bagian otak, sedangkan 80% lainnya hanya dapat dilakukan lewat sujud dalam shalat.
Dengan demikian seharusnya kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah memerintahkan kita shalat. Bukan sebaliknya, kita malah malas-malasan untuk ibadah shalat, bahkan sebagian kaum muslimin ada yang meninggalkannya sama sekali.
Cobalah renungkan seandainya otak tersebut tidak mendapat pasokan oksigen yang cukup maka akibatnya akan fatal. Kemampuan otak akan menurun, daya pikir akan menjadi lemah. Begitu pula daya ingatan akan menurun drastic dan cepat lupa. Pada akhirnya urat-urat syaraf menjadi rusak dan mati.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa ada bagian syaraf yang berada dalam otak yang tidak pernah teraliri oleh darah kecuali saat orang tersebut dalam posisi sujud. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Dr. Fidelma, yaitu seorang ahli syaraf dari Amerika yang beragama Kristen. Dokter tersebut sangat terkagum-kagum terhadap hasil penelitiannya. Aliran darah hanya dapat menyebar keseluruh bagian otak hanya dalam keadaan sujud saja. Penelitian tersebut akhirnya membuka hatinya menerima hidayah, yaitu mengakui keberadaan dan kebenaran ajaran Islam.
Inilah salah satu bukti kebesaran dan keagungan Allah SWT melalui ajaran Islam yang mulia. Seluruh ajaran / syariatnya selain dilakukan sebagai bentuk ibadah, juga merupakan berkah dan rahmat untuk kemaslahatan hidup seluruh manusia. Shalat yang diperintahkan merupakan anugrah yang amat besar yang harus disyukuri, bukan malah ditolak dengan meninggalkannya.
Shalat akan menjadikan seseorang menjadi lebih sehat dan segar. Shalat menjadikan otak manusia menjadi luar biasa, cerdas dan kuat. Orang yang meninggalkan shalat berarti telah ia telah merusak fisiknya sendiri yaitu dengan timbulnya kerusakan yang ditandai dengan munculnya gejala-gejala seperti cepat pusing, sakit kepala, cepat marah dan timbulnya stress. Semoga kita dijadikan sebagai hamba Allah yang mendirikan shalat dengan sabar dan syukur. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar